Sinau Bareng malam ini dibuka dengan Sholawat dari Remaja Masjid Al-Mustahal, Tawangsari, Paju, Ponorogo, Majlis Masyarakat Maiyah Waro' Kaprawiran malam ini membersamai Pengajian Jamaah Masjid Al -Mustahal Tawangsari, Paju, Ponorogo. Jamaah Masjid dan Masyarakat sudah Mulai berbondong-bondong ke halaman Masjid Al-Mustahal, Antusiasme Jamaah dan Masyarakat Tawangsari begitu terlihat dengan banyaknya Jamaah yang memadati Masjid Al-Mustahal Tawangsari, Paju, Ponorogo.

Setelah Sholawatan dari Remaja Masjid Al-Mustahal, Tawangsari, Gamelan Kiai Iket Udheng (KIU) membawakan Sholawat Nariyah, Semoga Sholawat Nariyah yang dilantunkan bersama Jamaah, semoga semoga yang hadir selalu dalam lindungan Allah dan mendapat Syafaat Rosulullah. Amin. Selanjutnya para narasumber dipersilahkan menempati tempatnya, Jamaah sudah memenuhi Halaman Masjid Al-Mustahal, Kiai Hasyim yang diminta pertama untuk membagikan Ilmunya.

Kiai Hasyim pertama mengajak Jamaah yang hadir untuk Sholawatan, karena dengan Sholawatan hati kita jadi tenang dan tidak mudah terpengaruh dengan godaan apapun, rena sebenarnya Hidup hanyalah sawang-sinawang, Adanya ngadu mongso karena kebanyakan orang sekarang ini senang membanding-bandingkan hidupnya dengan orang lain.

Semakin malam semakin Gayeng dan Syahdu, Suasana Waro' Kaprawiran Malam ini Sinau Bareng bersama Jamaah Masjid Al-Mustahal dan Masyarakat Desa Tawangsari. Semoga terus Guyub Rukun dan Istiqomah. Amin. Jeda Sebelum memasukki sesi kedua diskusi, ibu-ibu Jama'ah Masjid Al-Mustahal Sholawatan Berjanji.

Gus Hilmi mengelaborasi tema Ngadu Mongso dengan mentadabburi surat Al Ashr demi Massa ( waktu ) untuk sambungan tema malam hari ini, Dalam Surat Al-Asr intinya adalah semua orang merugi kecuali orang-orang yang berkata yang haq/benar dan bersabar, Acara pada malam ini juga di isi sholawat berjanjen oleh ibu ibu jamaah Masjid Al Mustahal, Selanjutnya Gus Muis mengelaborasi tema malam ini dengan apa yang dilakukan 4 Sahabat Kanjeng Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar : Jujur, Umar : Tegas, Usman : Dermawan dan Ali : Cerdas.

Untuk lebih merasukkan ilmu-ilmu Allah malam ini perlu banyak perenungan.. Lagu Renungkanlah dibawakan oleh Gamelan Kiai Iket Udheng (KIU) dengan Pak Nonot Jamaah Masjid Al-Mustahal, Berbicara masalah Waktu, Gamelan Kiai Iket Udheng kemudian membawakan lagu H. Rhoma Irama yang berjudul Lima, Semakin malam semakin gayeng, Kiai Taqim ikut membagikan ilmunya tentang tema malam ini.

Sebelum ditutup dengan Do'a, Gamelan Kiai iket udheng (KIU) bersama Jamaah melantunkan Hasbunallah, Waro' Kaprawiran tadi Malam adalah bukti Indahnya Kebersamaan, Terima Kasih Masyarakat, Jamaah dan Remaja Islam Masjid Al-Mustahal Tawangsari, Paju Ponorogo. Guyub Rukun sesuai bidangnya masing-masing, mandiri berdaulat tanpa membandingkan dengan orang lain, sehingga hidup terus Ayem Tentrem dan Gembira. Amin.

Acara ditutup dengan Do'a oleh Kiai Taqim, kemudian dilanjut Sholawatan dan Salam-salam, Terima kasih semua yang datang, Sampai bertemu bulan depan. (GAB)