Acara malam ini dibuka Gamelan KIU dengan nomor Pambuka dan Sholawatan bersama jamaah yang hadir, selanjutnya KH Arifin pengasuh pondok Al-Mukarromah dipersilahkan untuk memberikan sambutan dalam acara peringatan Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW kemudian beliau mengajak mas koko maju dan memperkenalkan Waro' Kaprawiran dan santrinya kepada jamaah yang hadir. Pengasuh pondok menjelaskan bahwa acara malam ini adalah kerjasama antara pondok al-mukarromah dan majelis masyarakat maiyah Waro' Kaprawiran, lebih lanjut untuk model pengajian malam ini adalah dua arah atau tanya jawab, jadi para jamaah bisa langsung bertanya kepada narasumber. Selain konsep pengajian dengan sinau bareng, acara peringatan isro' mi'roj malam ini juga akan lebih banyak penampilan-penampilan dari santriwan santriwati pondok al-mukarromah desa metesih madiun. Peringatan Isra' Mi'raj pada malam ini tidak seperti biasanya, karena lebih banyak melibatkan anak-anak sehingga Tidak hanya orang tua yang hadir, banyak juga anak-anak yang hadir dan gembira mengikuti maiyahan malam ini Karena pengajian atau ngaji tidak hanya dari orang dewasa, kita bisa belajar darimana saja termasuk anak-anak.


Baca selengkapnya


Malam ini Waro' Kaprawiran subsimpul Ponorogo & Magetan dengan teme Spiritual Journey SEDULURiAN bertempat di Pondok Pesantren Subulun Najah, Dsn. Ngasinan, Ds. Kedungpanji, Kec. Lembeyan, Kab. Magetan. Supaya acara malam ini lebih barokah, acar dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh santri Subulun Najah Magetan, Setelah pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an, Sholawatan bersama-sama dengan iringan Grup Banjari Santri Subulun Najah.

Tema Spiritual Journey SEDULURiAN berangkat dari Mas Ian, warga Inggris yang beberapa hari ini Mondok di Subulun Najah Magetan, Mas Koko menyampaikan, dari Mas Ian ini kita jadi banyak belajar lagi tentang keyakinan kita, karena Mas Ian ini seperti bayi yang menanyakan semua hal yang diperintahkan. Mas Koko menceritakan selama di Pondok, ibaratnya Mas Ian adalah tanah yang sudah ditanami Jeruk, akan ditanami Padi. Caranya tidak langsung diganti tanamannya dengan Padi, tapi menceritakan Padi itu bisa diolah jadi apa saja, Dengan mengetahui hasil olahan padi itu, lama-lama Mas Ian yang diibaratkan tanah yang sudah ditanami jeruk akan mau atau malah minta ditanami pad, Pak Kyai Pondok Subulun Najah menambahi, tidak ada paksaan dalam hijrahnya Mas Ian ini, karena Hidayah itu hanya Allah yang bisa memberikan, yang dilakukan Pondok hanya menyampaikan kebaikan, kebenaran dan keindahan Islam kepada Mas Ian.


Baca selengkapnya


Acara Waro' Kaprawiran malam ini dibuka oleh Gamelan Kiai Iket Udheng (KIU) dengan membawakan Tombo Ati. Setelah Tombo Ati selanjutnya seluruh Jamaah yang hadir melantunkan Wirid Ya Allah Ridho, semoga Allah Ridho kepada kita dan kita Ridho kepada semua dari Allah. Alhamdulillah WK malam ini dirawuhi Pak Lurah Mangunharjo, Kemudian Pak Lurah dipersilahkan untuk memberikan wejangan kepada seluruh yang hadir. Pak Lurah Mangunharjo menyampaikan rasa senang dan gembira Balai Desa Mangunharjo pada bulan ini ditempati rutinan Waro' Kaprawiran. Selanjutnya Pak Lurah mengajak KIU menyanyikan tembang Ilir-ilir yang penuh dengan makna bersama semua Jamaah yang hadir. Setelah Pak lurah, Mas tyok membacakan Mukadimah Laku Mutih, kemudian Mas Koko merespon tema malam ini dengan banyak pertanyaan tentang putih, kenapa poso mutih, mukena putih, anoman putih dan sebagainya. Mas Adung merespon pertanyaan-pertanyaan Mas Koko tentang yang putih dengan memberi contoh bahwa percobaan Sinar berwarna yang dipantulkan akan menjadi putih


Baca selengkapnya


Malan ini tanggal 30 Desember 2017, berlangsung Maiyah secara bersamaan di 8 Tempat atau Kota. Surabaya, Magelang, Lamongan, Pemalang, Salatiga, Magetan, Blitar dan Ciamis. Angka 8 adalah angka yang tidak ada putusnya dan nyambung terus, angka 8 bisa juga sebagai do'a semoga paseduluran dalam Maiyah nyambung terus, hatinya nyambung terus kepada Allah dan Rosulullah. Amin

Sebelum acara Waro' Kaprawiran malam ini dimulai. Mas Adi mengajak seluruh jamaah untuk Sholat Ghoib dan berdo'a untuk Alm Bpk Ridho salah satu penggiat Waro' Kaprawiran yang minggu lalu berpulang. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT. Amin


Baca selengkapnya


Majelis Masyarakat Maiyah Malam ini dibuka dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an, Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur'an, selanjutnya sholawatan untuk menghadirkan kanjeng Nabi Muhammad SAW sehingga acara malam ini menjadi lebih berkah. Amin.

Alhamdulillah Waro' Kaprawiran edisi bulan ini dihadiri dulur-dulur maiyah dari alas donoloyo purwantoro dan sekitarnya, Acara malam ini bertepatan dengan ulang tahun Komunitas Maiyah Ponorogo, Gamelan Kiai Iket Udheng, Mahibba (Maiyah Ahibba) dan Malik (Maiyah Cilik), Mas Koko meminta do'a kepada seluruh jamaah yang hadir, semoga dapat terus berkarya, istiqomah. Amin

Mas Koko kemudian bercerita tentang sejarah Komunitas Maiyah Ponorogo yang pertama kali berkumpul bertempat di Masjid Tegalsari, dilanjutkan bercerita awal Gamelan Kiai Iket Udheng, Mahibba (Maiyah Ahibba) dan Malik (Maiyah Cilik). semoga selalu dijaga manfaatnya, istiqomahnya dan semakin kuat pasedulurannya. Amin


Baca selengkapnya


Acara Majelis Masyarakat Maiyah Waro' Kaprawiran edisi Oktober bertempat di Waterpark Kintamani Ponorogo dibuka dengan nderes Surat An-Nisa'. Setelah nderes Al-Qur'an dilanjut dengan Sholawatan bersama untuk menyapa dan menghadirkan Kanjeng Nabi Muhammad S.A.W sebagai Gondelan kita dalam hidup ini dan yang kita harapkan Syafaatnya nanti di hari Kiamat. Amin

Sebelum memasuki sesi jagongan tentang tema malam itu yaitu SANT[RI], seluruh Jamaah yang di pimpin ibu-ibu Mahibba (Maiyah Ahibba) dengan diiringi Gamelan Kiai Iket Udheng (KIU) membawakan Wirid Wabal dengan hikmat dan khusu’, di zaman yang tidak menentu seperti sekarang ini, semoga yang baik akan mendapatkan balasan kebaikan begitu pula sebaliknya. Amin


Baca selengkapnya


Waro' Kaprawiran bersama Gamelan Kiai Iket Udheng (KIU) Sinau Bareng Kemerdekaan Republik Indonesia dengan Masyarakat Desa Bulu Lor, Jambon, Ponorogo. Tidak seperti biasa, lokasinya berada di atas Air Terjun Midodaren atau yang masyarakat sebut Kayangan, yang jika ditempuh jalan kaki sekitar 30 menit dengan jalan yang terus menanjak. 


Baca selengkapnya


‪Mas Ady dan mas Koko Silaturahmi kepada Kyai Ali Rohmat pengasuh Pondok Pesantren Subulun Najah sebelum acara rutinan WK dimulai.  dilanjutkan dengan Kegiatan WK bersama santri sebelum Sinau Bareng dengan para Kyai Ponpes Subulun Najah. salah satu narasumber malam itu Gus Hafid bersama Gamelan Kiai Iket Udheng membawakan Pujian "Pagere Jagat" karya Mbah Yai Harjo Besari saking Pondok Tegalrejo. selain Gamelan Kiai Iket Udheng (KIU) malam itu Maiyah Cilik (MALIK) malam ini ikut meshodaqohkan kepiyawaiannya membawakan "Sepohon Kayu". Mbah Yai Pondok Pesantren Subulun Najah memimpin do'a menambah berkahnya acara WK malam ini. Salah satu jamaah mempunyai harapan, semoga dengan adanya Waro' Kaprawiran, bisa menjadikan kita lebih mempererat silaturahmi. (GAB)