Tri wulan pertama tahun 2016, Maiyah Relegi terus menempa potensi kawula muda. Mendorong para Garuda Muda untuk berperan serta mengambil bagian dominan dalam tonggak kepengasuhan Maiyah. Berbekal semangat "generasi larva", generasi pembangkit yang bermimpi menekuk mundur tikus pemerintah yang bermental Namrud. Generasi pembawa cakrawala dari timur. Merekalah para pemuda yang kelak menjadi penghantar optimisme untuk terus larut dalam perjuangan. Bersemangat, menginspirasi dan mengeksplorasi kemampuan semenjak penggalian tema hingga penyaji dalam agenda diskusi kali ini.

Selaras dan bertautan dengan tema Rebo Legi periode lalu. Ngaji bareng esok bertajuk Lethologica "Bahasa Cermin Peradaban" yang akan dibawakan secara apik dan epik oleh Armadhania, (S.Psi). Tokoh psikolog ternama merangkap praktisi spiritualisme Jawa. Mengulas tentang serba serbi masa lalu hingga masa kini terkait bahasa dan peradaban.

Bahasa adalah produk peradaban, salah satu kekayaan yang pernah dimiliki bangsa Nusantara. Dewasa ini, kemudahan teknologi menjadikan usaha manusia kian enteng. Informasi tumpah ruah dengan melimpah. Namun katanya, dibanding peradaban masa lalu, kondisi saat ini kualitasnya masih sangat kalah. Lalu apakah benar kemudahan itu semakin menjadikan masyarakat tak lagi produktif? Hal-hal besar mudah diabaikan. Hal-hal kecil teramat dibesarkan. Apakah benar pula budaya kekinian kian tak beradab?

Sedikit tentang lethologica, merupakan kondisi dimana seseorang tiba-tiba terkunci mulutnya, sehingga ide yang telah disusun rapi dalam otak tak sempat tersampaikan. Salah satu outputnya, orang tersebut tergagap-gagap. Situasi yang sedang banyak dinikmati rakyat Indonesia masa kini. Tidak terlatih memperhatikan, turunnya kepedulian antar sesama. Apa iya manusia modern sudah mulai kehilangan kata-kata penting, tiba-tiba terjangkit gejala lethologica hingga tak tahu harus berbuat apa?

Opo yo ngunu seh? Bagaimana bisa ketidakmauan lambat laun menyebabkan ketidakmampuan? Fenomena macam apa itu dan bagaimana pula penjelasannya? Kepingin tahu lebih lanjut? Monggo pinarak melingkar bersama dalam majelis Sinau Bareng Maiyah Rebo Legi. Insya Allah akan diselenggarakan pada Selasa, 1 Maret, 2016 pukul 20.30 WIB di Beranda Masjid An Nur Kampus Polinema. Jl. Soekarno Hatta no 9, Kota Malang. Menghadirkan siraman Sirah Nabawiyah bersama Cak Fuad serta kehangatan diskusi bareng Jamaah Maiyah Malang.