Bulan lalu, Maiyah Relegi mengarungi peradaban masa dengan perahu bahasa, mencoba mengambil banyak hikmah dari warisan masa lalu. Warisan yang tergambar jelas dari kekayaan bahasa peradaban Nusantara. Pada pertemuan mendatang, Maiyah Rebo Legi akan kembali mengangkat tema yang berkenaan dengan fenomena kekinian. Fenomena tata negara dan peristiwa unik di masyarakat.

Di tengah dunia politik yang kian diumbar memanas, rasanya Indonesia semakin dekat menemukan diri sebagai "Negara Tanpa Algoritma". Tak kunjung tahu akar masalah, apalagi jalan keluar. 'Algoritma' adalah istilah yang sangat bertalian dengan sistem. Bersandar pada hukum-hukum logika dan terikat pada alur berpikir yang fokus pada solusi. Tema ini sengaja diajukan dalam rangka mempersiapkan wawasan generasi muda untuk menjaga optimisme agar tetap raja' dalam memotret aktivitas penyelenggaraan negara. Selain itu juga untuk memperkaya sudut pandang agar generasi muda tak lagi jijik dengan politik. Namun tidak pula membabi buta fanatik. Dan yang paling utama adalah mempersiapkan anak muda untuk mampu menjawab tantangan zaman.


Baca selengkapnya


Tri wulan pertama tahun 2016, Maiyah Relegi terus menempa potensi kawula muda. Mendorong para Garuda Muda untuk berperan serta mengambil bagian dominan dalam tonggak kepengasuhan Maiyah. Berbekal semangat "generasi larva", generasi pembangkit yang bermimpi menekuk mundur tikus pemerintah yang bermental Namrud. Generasi pembawa cakrawala dari timur. Merekalah para pemuda yang kelak menjadi penghantar optimisme untuk terus larut dalam perjuangan. Bersemangat, menginspirasi dan mengeksplorasi kemampuan semenjak penggalian tema hingga penyaji dalam agenda diskusi kali ini.


Baca selengkapnya


"ABDI" ADALAH salah satu kata ganti dalam Bahasa Sunda untuk menyebut saya atau aku. Siapapun yang menjadi lawan bicara, urang Sunda selalu menyebut dirinya sebagai “abdi”, entah pejabatkah ia atau anak kecilkah ia, hatta kepada hewan dan tumbuhan, kita menyebut diri kita dengan abdi. Dalam bahasa Indonesia “abdi” bermakna pengabdian. Apakah memang sebenarnya ada hubungan keterikatan kata antara keduanya? Kalau memang saya adalah abdi, dan abdi berarti orang yang mengabdikan dirinya, maka kepada siapakah sang subyek harus mengabdi?

Dalam kehidupan kemasyarakatan, jamak ditemui kata pengabdian menghiasi kalimat atau sekedar istilah dari sebuah aktivitas. Teman-teman di kampus tentunya akan tahu dan bahkan wajib mengikuti Praktek Pengabdian Masyarakat, karena memang Tridarma Perguruan Tinggi mengisyaratkan itu, yaitu : Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian. Tetapi, bagaimanakah konsep pengabdian yang dimaksud oleh Tridarma tersebut? Apakah ilmu yang kita dapatkan di bangku sekolah benar-benar diniatkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat, atau dengan ilmu kita malah memanfaatkan masyarakat?


Baca selengkapnya